Laman

Shallom guys, selamat datang di blog saya.. Di blog ini saya ingin berbagi renungan harian dan artikel-konten serta konten-konten menarik buat kalian para muda mudi Kristiani. Bagi temen-temen yang mau berbagi share aja link nya melalui facebook dan media-madia sosial lainnya agar dapat menjadi berkat bagi yang membacanya. Bila temen-temen ngerasa diberkatin melalui setiap konten yg ada, tinggalkan komen ny ya.. :D Jesus Bless You.

Sabtu, 03 Desember 2011

Mengingini Milik Orang Lain (Yakobus 4:1-4)


“Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.” (Keluaran 20:17)

Baru saja si Riki membeli laptop eh, besoknya ia sudah membawa Ipod terbaru plus sepatu yang baru. Hampir tiap bulan tasnya berganti-ganti dengan model yang keluar paling akhir. Sepertinya hidup begitu menyenangkan dan ia tidak pernah harus menghitung barapa uang yang harus ia keluarkan untuk semua itu. Saat istirahat ata jalan-jalan, dia membeli makanan yang ia mau, entah nantinya dimakan habis atau tidak, sekali lagi tanpa memusingkan berapa uang yang harus ia keluarkan.


Tidak demikian halnya dengan Romi. Uang saku yang diterimanya pas-pasan. Dia harus menghitung semua pengeluaran yang ada. Untuk membeli makanan atau jajanan ia harus berpikir berapa kali karena uang jajannya yang harus di irit-irit.

Guys, kalo kita berada di posisi Riki, kita mah nyantai aja dalam ngadepin hidup, dan ga mungkin kita ngiri sama keadaan Romi. Tapi apa dijamin Riki nggak punya rasa iri? Ada kecenderungan orang selalu saja tidak puas dengan keadaan dirinya. Walaupun sudah punya semua kekayaan tapi masih belum puas juga dan masih mengingini bisnis, pacar dan hal lainnya yang dimiliki orang lain. Memang manusia itu dasarnya tidak pernah puas dan iri hati selalu saja muncul di tengah-tengah kehidupan. Kita ingin sesuatu namun ga dapet eh, kita jadi pingin punya orang lain. Secara manusia mungkin kita wajar namun Tuhan tidak suka dengan hal itu. Lagipula, iri hati akan menimbulkan masalah yang lebih besar.

So, jika kita udah mulai membandingkan kehidupan kita dengan orang lain, apalagi mulai mengingini milik orang lain, maka kita harus waspada. Jangan membiarkan hal ini terus tumbuh dalam hati kita karena kita akan terjerumus dalam dosa! So beware of it!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar